Kamis, 01 November 2012
Sejajar
Karena kedua menara ampera ini SEJAJAR maka kalau dilihat dari satu sisi kedua menara ampera ini terlihat satu....
Rabu, 31 Oktober 2012
Soal Statistika
1. Simpangan baku dari data berikut adalah...
Nilai f
31-40 2
41-50 9
51-60 12
61-70 10
Nilai f
31-40 2
41-50 9
51-60 12
61-70 10
2. Untuk tugas akhir kelas XII, siswa mengadakan pameran dan memerlukan dana sebesar Rp. 6.000.000,-. Perincian pengumpulan dana terlihat seperti diagram lingkaran berikut.
Dana bantuan dari sekolah sebesar......
3. Seorang ahli tanaman mengumpulkan data terhadap varietas baru bunga mawar. Untuk setiap tanaman yang dijadikan sampel, dicatat banyaknya minggu yang diperlukan tanaman tersebut untuk berbunga. Hasil yang diperoleh ditunujukkan pada diagram di bawah ini.
Frekuensi
Minggu
a. Tentukan banyaknya tanaman yang dijadikan sampel!
b. Berapa minggu yang diperlukan bunga paling banyak untuk berbunga?
4. Diketahui angka baku nilai ulangan matematika suatu kelas 1,5 dan simpangan bakunya 2. Jika Kiki yang berada di kelas tersebut nilai ulangan matematikanya 70, maka rata-rata ulangan matematika di kelas tersebut adalah.....
5. Koefisisen variasi nilai ulangan matematika kelas XII AP 1, jika nilai rata-ratanya 65 dan simpangan bakunya 1,3 adalah.....
Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum
1. Prinsip Umum
Ada beberapa prinsip umum dalam pengembangan kurikulum, yaitu : prinsip relevansi, fleksibelitas, kontinuitas, praktis atau efisiensi dan efektivitas.
a. Prinsip Relevansi
Prinsip relevansi artinya prinsip kesesuaian. Ada dua macam relevansi yang harus dimiliki kurikulum, yaitu relevansi keluar atau eksternal (eksternal relevance) dan relevansi di dalam kurikulum itu sendiri atau internal.) Relevansi eksternal artinya bahwa kurikulum itu harus sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat, baik tuntutan dan kebutuhan masyarakat yang ada pada masa kini maupun kebutuhan yang di prediksi pada masa yang akan datang. Intinya, bahwa kurikulum itu harus bisa menyiapkan program belajar bagi anak untuk menyiapkan anak agar bisa memenuhi harapan dan situasi kebutuhan dan kondisi kehidupan masyarakat tempat dimana ia berada. Agar kurikulum bisa memenuhi konsep relevansi eksternal, seorang pengembang kurikulum harus memiliki pengetahuan dan wawasan tentang kehidupan masyarakat pada masa kini dan masa datang.
Relevansi internal artinya kesesuaian antar komponen kurikulum itu sendiri. Kurikulum merupakan suatu sistem yang di bangun oleh sub sistem atau komponen tujuan, isi, metode, dan evaluasi yang ditujukan untuk mencapai tujuan tertentu, belajar dan kemampuan siswa. Suatu kurikulum yang baik adalah yang memenuhi syarat relevansi internal, yaitua danya koherensi dan konsistensi antar komponennya. Ketidaksesuaian antar komponen-komponen ini akan menyebabkan kurikulum tidak akan bisa mencapai tujuannya secara optimal. Implikasi dari prinsip ini yaitu seorang pengembang kurikulum harus bisa paham betul tentang jenis dan hakikat dari tujuan kurikulum, isi kurikulum, metode pembelajaran, dan sistem evaluasi.
b. Prinsip Fleksibilitas
Prinsip fleksibilitas artinya bahwa
Kamis, 18 Oktober 2012
Rabu, 17 Oktober 2012
HIPOTESIS
1.
DEFINISI
HIPOTESIS
Istilah hipotesis berasal dari bahasa yunani yang
mempunyai dua kata yaitu “Hupo”
(sementara) dan “thesis” (peryataan
atau teori). Karena hipotesis merupakan pernyataan sementara yang masih lemah
kebenarannya, maka perlu diuji kebenarannya. Kemudian para ahli menafsirkan
arti hipotesis adalah sebagai dugaan terhadap hubungan antar variabel atau
lebih (Kerlinger, 1973: 18) dalam Riduwan (2006: 162).
Dalam Satistika terdapat dua bentuk hipotesis
penelitian antara lain, hipotesis kerja
(Ha) dan Hipotesis nol (Ho).
Hipotesis penelitian adalah hipotesis kerja (Hipotesis alternatif) yaitu
hipotesis yang dirumuskan untuk menjawab permasalahan dengan menggunakan teori
teori yang ada hubungannya yang relevan dengan masalah penelitian dan belum
berdasarkan fakta serta dukungan data yang nyata di lapangan. Dalam perhitungan
statistik yang diuji adalah hipotesis nol (Ho), jadi hipotesis nol adalah
pernyataan tidak adanya hubungan, pengaruh, atau perbedaan antar variabel.
2.
CIRI-CIRI
HIPOTESIS
Karakteristik Hipotesis yang Baik Sebuah hipotesis atau dugaan
sementara yang baik hendaknya mengandung beberapa hal. Hal – hal tersebut
diantaranya :
a. Hipotesis
harus mempunyai daya penjelas
b. Hipotesis
harus menyatakan hubungan yang diharapkan ada di antara variabel-variabel
c. Hipotesis
harus dapat diuji
d. Hipotesis
hendaknya konsistesis dengan pengetahuan yang sudah ada.
e. Hipotesis
hendaknya dinyatakan sesederhana dan seringkas mungkin.
Berikut ini beberapa penjelasan mengenai Hipotesis
yang baik :
-
Hipotesis harus menduga Hubungan diantara beberapa variabel
Langganan:
Postingan (Atom)



