Tampilkan postingan dengan label MATHEMATICS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATHEMATICS. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 April 2012

MID STATISTIKA PENDIDIKAN

SOAL:
1.   Jelaskan peranan statistika dalam penelitian khususnya penelitian pendidikan.
2.  Enam belas siswa mengikuti tes senis tes potensi akademik dan memperoleh nilai berikut:
420         345              560              650
  459         499              500              657 
467         480             505             555
480         520             530             589
a. Ujilah apakah nilai TPA pada populasi yang diwakili oleh 16 siswa ini dapat diasumsikan berdistribusi normal.
b. Ukuran pemusatan apa yang cocok untuk data? Jelaskan mengapa?
3. Misalkan nilai mata kuliah statistika 100 mahasiswa berdistribusi normal dengan rata-rata 65 dan simpangan baku 10. Lengkapilah table berikut.
Interval Nilai
Nilai
Banyak Mahasiswa
>85
A

71-85
B

55-70
C

40-54
D

<40
E

Jumlah

   
    Bila ditemukan 25 berkas ujian statistika dengan nilai rata-rata 70, mungkinkah berkas ujian ini milik mahasiswa dari kelas di atas?
4. Seorang guru membandingkan dua macam metode mengajar dan memperoleh data pada table berikut.

S
N
Metode A
70
5
10
Metode B
72
4
10
    Dengan asumsi normalitas, ujilah apakah metode B lebih baik dari pada metode A.
5. Dalam pengujian hipotesis, pada dasarnya hipotesis nol selalu ditolak. Komentari pernyataan ini dan jelaskan bagaimana hal ini bisa terjadi.
6. Nilai tes matematika dan tes verbal siswa dalam soal nomor 2 berturut-turut adalah sebagai berikut.
    Nilai tes matematika
 

    67           45               68               70     
    72           85               90               99
    50           73               77               78
    52           66               89               75 
   
    Nilai tes verbal
 

    89           90               78               77
    75           70               56               60
    77           78               80               92
    98           72               77               82

a.    Ujilah apakah nilai tes verbal populasi yang diwakili oleh 16 siswa ini lebih tinggi dari pada nilai tes matematika
b.    Dengan analisis regresi, tentukan kemampuan mana yang lebih berkonstribusi dalam menentukan nilai TPA pada soal nomor 2. Apakah kedua kemampuan ini merupakan predictor yang baik untuk TPA?


Selasa, 20 Maret 2012

Uji-t Dua Sampel (t-Test Two Sample)

Uji-t dua sampel merupakan uji perbandingan (uji komparatif), tujuan dari uji ini adalah untuk membandingkan (membedakan) apakah kedua data (variable) sama atau berbeda. Uji-t dua sampel dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu uji-t dua sampel berpasangan (dependent) dan uji-t dua sampel bebas (independent). Kedua macam uji-t dua sampel tersebut dibedakan berdasarkan jenis kelompok sampelnya. Jika kedua kelompok sampel yang diuji adalah sama, maka uji yang dipakai adalah uji-t berpasangan. Sedangkan uji-t dua sampel bebas, dua kelompok sampelnya berasal dari kelompok sampel yang berbeda.

Contoh penelitian yang menggunakan uji-t dua sampel berpasangan adalah sebagai berikut.
  • Penelitian eksperimen sebagai kelompok control dan kelompok eksperimen.
  •  Untuk mengetahui apakah ada perbedaan berat badan sebelum mengikuti proram diet dan berat badan setelah mengikuti program diet.
  • Untuk mengetahui nilai siswa pada saat pretest (dilakukan pada subjek yang diuji pada situasi sebelum proses) dan posttest (dilakukan pada subjek yang diuji pada situasi sesudah proses).
  •  Untuk menguji banyaknya gigitan nyamuk sebelum diberi lotion anti nyamuk merk tertentu ataupun sesudahnya.
Contoh penelitian yang menggunakan uji-t dua sampel bebas adalah sebagai berikut. 
  • Penelitian tentang ada atau tidak ada perbedaan kemampuan berbahasa asing Lulusan SMA Plus Swasta dan lulusan SMA Negeri di kota Palembang.
  • Apakah nilai matematika kelas X A lebih besar dari nilai matematika kelas X B 
Formulasi Hipotesis Uji t Dua Sampel 
  •  Ha: µ1 > µ2 dan  Ho: µ1 = µ2
  •  Ha: µ1 < µ2 dan Ho: µ1 = µ2
  • Ha: µ1  Âµ2 dan  Ho: µ1 = µ2      
Kriteria Pengujian
  • Untuk Ha: µ1 > µ2 dan  Ho: µ1 = µ2 Maka Ho diterima jika  t tabel >=    t
  • Untuk Ha: µ1 < µ2 dan Ho: µ1 = µ2 maka Ho diterima jika  t tabel  <= t
  • Untuk  Ha: µ Âµ2 dan  Ho: µ1 = µ2  maka Ho diterima Jika - t tabel <= t hitung  <=+ t tabel  

Senin, 12 Maret 2012

Contoh Tujuan Instruksional Khusus dalam Pelajaran Matematika

Jika diberikan pertidaksamaan linear dua variable, Siswa SMK kelas XI jurusan Administrasi Perkantoran akan dapat menentukan daerah penyelesaian pertidaksamaan linear dua variable minimal 90% benar.

Jumat, 13 Januari 2012

Pelajar Indonesia Raih Lima Medali Emas Kompetisi Matematika Internasional

Pelajar Indonesia meraih lima medali emas, 16 medali perak, 27 medali perunggu, dan 25 Merrit Award pada ajang International Indonesia Mathematics Competition (IIMC) pada 18-23 Juli 2011 di Bali, Indonesia. Perolehan medali ini menempatkan Indonesia di peringkat ketiga dari 28 negara peserta. Kelima medali emas diraih pada kategori individu jenjang sekolah dasar (SD) tiga medali emas dan sekolah menengah pertama (SMP) dua medali emas. Pada jenjang SD medali emas masing-masing diraih oleh Anthony William Brian, Gian Cordana Sanjaya, dan Alicia Maydeline, sedangkan